
Jessica benci berlari, tidak peduli setelat apapun itu, Jessica lebih memilih berjalan santai dari pada tergesa-gesa. Jessica bukan pula pribadi yang senang bergerak kecuali saat bekerja. Di waktu libur sering ia habiskan di dalam kamar. Berguling-guling, menghabiskan waktu seharian penuh bersamanya. Mungkin karena ia tidak menghabiskan banyak waktu dengan kamar tidurnya, ia merasa perlu berbalas dendam. Namun itu dulu, sebelum ia bertemu seseorang yang kelak mungkin saja merubah presepsinya.
Orang itu bernama Kim Taeyeon. Wanita muda yang sering menghabiskan keseluruhan harinya duduk di café dekat jendela di mana Jessica bekeja. Ia akan memesan berbagai varian rasa minuman, memandangi jendela cukup lama, lalu sibuk dengan laptop dan buku catatan di hadapannya. Terkadang ia mengundang kawan lamanya untuk bercakap atau beberapa koleganya, mendiskusikan sebuah bisnis. Namun lebih sering dia mampir di meja order saat café tidak sibuk, mengajak ngobrol pelayan café yang kebetulan selalu dengan Jessica. Baca lebih lanjut
