Lelaki yang Tinggal di Rumah Kami

The_Star_2014_Feb_0010_Customf0f507d079bae629dd7cc454db7c8972 large tumblr_lpd04ejDzo1qdnekk

Sudah lama aku tidak bertemu dengannya. Empat tahun? atau mungkin lebih. Semenjak hari kelulusan itu kami sudah jarang berkomunikasi. Aku bersiap-siap terbang menuju Boston, sementara dia disibukkan dengan segala pernak-pernik yang membantunya mendapat beasiswa ke Jepang. Ketika itu kami sangat sibuk, hingga tidak menyisakan sedikitpun waktu untuk bermain bersama.

Dia lelaki yang tinggal rumahku. Ayahnya meninggal sudah lama, sedangkan ibunya barusan pergi ketika dia memasuki awal masa sma. Ayah memintanya tinggal di rumah dan menjagaku. Aku tahu, kedengarannya lucu. Aku seperti anak kecil yang musti dikawalnya 24 jam nonstop, dan aku tidak bercanda. Dia benar-benar menjagaku 24/7. Ayah memasukkan dia di sekolah yang sama denganku. Ruang gerakku benar-benar dibatasi. Rasa-rasanya aku seperti di mata-matai setiap hari. Ketika aku hendak hang-out dengan teman-temanku, dia akan tiba-tiba datang dan menyuruhku lekas pulang. Jika aku menolak dia tidak segan-segan untuk menyeretku dihadapan teman-temanku. Bukan hanya itu, jika ada lelaki yang hendak mendekatiku, dia serta-merta mengaku sebagai pacarku. Dan karena sikap serta-merta tersebut kami pernah bertengkar hebat. Baca lebih lanjut