Chapter 9 : My Love My Girl My Sunshine
“Terkadang dia terlihat cantik. Namun lebih sering terlihat mengagumkan… Mempersona”
-Byun Baekhyun-

Baekhyun tengkurap dan menatap wallpaper ponselnya, kenapa dia sangat cantik? Dengan senyum itu yang membuat hatinya berdetak sepuluh kali lebih cepat, sampai dia takut dia akan segera mendapat serangan jantung. Ya, Chanyeol jatuh cinta setiap dua minggu tapi Baekhyun jatuh cinta pada gadis yang sama lagi, lagi dan lagi selama dua tahun.
Tapi dia terlalu jauh di jangkau. Baekhyun mendesah, kenapa dia harus saaaangat sempurna, dengan rambut hitam panjang terkulai di wajah cantiknya. Dia pintar dan baik hati. Baekhyun bertemu dengannya untuk pertama kali ketika dia melihat gadis itu membantu gadis lain yang terjatuh dan memberinya tisu. Dia terlihat sangat cantik dan mempesona, dia mengalami love-struck yang membuatnya sekarat dan jantungnya berdetak lebih cepat.
Sejak saat itu, dia akan selalu melihat gadis itu dari kejauhan dan tersenyum kapanpun gadis itu senang. Dia selalu pergi ke toilet ketika kelas matematika, karena dia tahu gadis itu akan melewti koridor karena urusan osisnya. Dia mencoba menyapa tapi tidak pernah berhasil, gadis itu akan tersenyum padanya dan memanggil namanya dengan suara lembutnya.
“Katakan padanya, Pabo!” sebuah suara memasuki lamunannya.
Baekhyun mendengus, “Bagaimana bisa aku menyatakannya? Apa yang akan aku lakukan jika dia menolakku?” dia bertanya pada suara yang memasuki lamunannya, tapi masih menatap foto dalam layar ponselnya. Sebenarnya Baekhyun pikir itu hanya teman imajinasinya yang lain yang menjawabnya.
“Kau tidak akan pernah tahu sampai mencobanya, pabo! Kau seorang pengecut. Kau harus berjuang untuk seseorang yang kau cintai.” Suara berat penuh kekuatan dan nada dramatis.
“Cinta?”
“Mm! Itu namanya kau harus berjuang, kau akan bilang kau kalah dari si bakpao itu. Dia hanya seorang ketua Osis, dan kau murid terimut di sekolah, kau akan menang!” Baca lebih lanjut




