GFriend’s Club (Behind The Show) #2

Game Pembunuhan

e5800cc3-0297-4c56-94c3-448da641608a_169

Kalian pernah dengar permainan ini? Dulu permainan ini begitu popular dimainkan nenek moyang kita. Nama permainan ini Game Pembunuh. Permainan ini hampir mirip dengan Game Perburuan. Dahulu kala di sebuah distrik yang sudah lebih dulu modern dari yang lain, pemimpin distrik itu membuat kebijakan demi distrik selalu aman dan damai dengan membuat hari penebusan.

Setiap satu hari dalam satu tahun ada hari khusus untuk menebus dosa-dosa para pelaku kriminal. Di hari khusus itu, di mana dilegalkan segala bentuk kekejaman, kekejian dan pembunuhan selama dua belas jam. Tidak ada polisi, tidak ada ambulan, tidak ada hukuman. Itu kenapa dinamakan hari penebusan.

Sebagai gantinya, setelah hari penebusan selesai, barangsiapa yang ketahuan melakukan tindak kriminal akan segera dihukum mati. Demikian cara pemimpin dalam distrik tersebut menciptakan kedamaian.

Baca lebih lanjut

GFriend’s Club (Behind The Show) #1

Sowon Genie

gfriend

Sinb masih tidak percaya dia mempunyai leader seaneh Sowon. Meski Sowon paling tua, namun bagi Sinb, Sowon tak lebih dewasa darinya. Maka ketika Sowon tiba-tiba keluar kamar menjelma genie -ada asap keluar dari bawah pintu kamarnya dan begitu pintu terbuka keluar sosok Sowon dengan tarian-tarian anehnya – tawa Sinb lepas begitu saja.

“Aku jin Sowon yang akan mengabulkan satu permintaan kalian.” Kata Sowon, kedua tangannya menari di udara, tampak wibawa.

“Jin Sowon?” ejek Sinb.

“Ne,” kata Sowon tegas, seolah mendalami perannya menjadi jin. Yerin dan Eunha terbahak di ruang tengah. Umji hanya melirik leadernya, lalu kembali membaca buku, Yuju sempat speechless dengan mulut menganga lebar. Apa Sowon-unnie sedang kambuh,  pikir Yuju.

“Adakah yang tuan putri inginkan?”

Maka demi menyeimbangi peran Sowon, Sinb ikut dalam permainnya.

“Aku,” Sinb mengacungkan jari.

“Aku ingin makan pizza.”

“Aku ingin kurus tanpa diet,” Yerin ikut menyuarakan keinginannya. Baca lebih lanjut